Home / Minsel Terkini / Workshop Optimalisasi Medsos: Akunmu Cerminan Dirimu
Sigit Utomo menyampaikan materi
Sigit Utomo menyampaikan materi

Workshop Optimalisasi Medsos: Akunmu Cerminan Dirimu

Bagi orang masa kini yang sudah menjadikan gadget sebagai bagian dari gaya hidup tentu sudah tidak asing lagi dengan media sosial. Medsos adalah media online yang saling menghubungkan penggunanya dan bisa berbagi tentang hal apapun sesuai dengan keinginan pengguna. Facebook, BBM, Instagram, Whatsapp adalah medsos terpopuler di kalangan remaja dari sekian banyak medsos yang beredar.
“Selayaknya tujuan utama seseorang menggali manfaat dari medsos itu hanya dua, yakni mendapatkan pahala atau uang”, ujar Gigih Yudhanto Purbonoto, A.Md. salah seorang pemateri Workshop Optimalisasi Media Sosial yang diselenggarakan DPD LDII Minahasa Selatan pada hari Senin, 24 April 2017 di Masjid Al-Hidayah Tompaso Baru. Gigih menambahkan mempelajari medsos dibutuhkan agar bisa mengambil manfaatnya “Salah didalam penggunaan medsos juga bisa menimbulkan mudharat yang berujung pada dosa”, imbuhya.

Materi Etika Media Sosial yang disampaikan Gigih Y Purbonoto
Materi Etika Media Sosial yang disampaikan Gigih Y Purbonoto

Workshop ini diikuti sekitar 30 warga yang didominasi remaja. Ada 2 materi inti yang disampaikan yaitu “komunikasi efektif” yang dibawakan oleh Sigit Utomo, S.ST. dan “etika media sosial” yang dibawakan oleh Gigih Yudhanto Purbonoto, A.Md.
“Bijaklah dalam bermedsos, karena saat kita mengupdate status, foto, dan yang lainnya maka saat itu pula kita menjual kualitas diri kita di medsos”, ujar Sigit Utomo. LDII memiliki kegiatan-kegiatan yang positif maka sudah sepantasnya para remaja bisa menjadi agen untuk mengenalkan isi kegiatan LDII. Tentunya dengan cara penyampaian yang baik da “Isinya positif, jadi cara penyampaiannya juga harus positif agar mendapatkan respon yang positif”, tegasnya.
Dalam perbincangan di dunia maya juga perlu memperhatikan rambu-rambunya, sebab di dunia maya tidak ada intonasi dan bahasa tubuh. “Contohnya, ketika ada orang yang mengirim pesan dengan huruf kapital semua, pasti akan dikira marah. Padahal tidak. Ini sepele tapi bisa menimbulkan kesalah pahaman”, terang Gigih.
Kegiatan ini berhasil menarik antusiasme peserta. Salah seorang peserta, Nila Fadila Fauzi mengungkapkan hasilnya mengikuti workshop ini “Ada untung ruginya dalam bermedsos. Dengan workshop ini bisa kami semakin mengerti sisi positif menggunakan medsos”.
Bijaklah, cermatlah, cerdaslah, benarlah, berhati-hatilah didalam bermedsos

Check Also

Warga LDII Torout semangat menggarap sawah

LDII Torout Tunjukkan Kontribusi

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada tanggal 25 – 29 Maret 2017, diadakan kegiatan pengelolaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *