Home / Minsel Terkini / Bupati Tetty: Minsel Bisa Jadi Percontohan Kerukunan
Jajaran pejabat daerah dan LDII Minsel. Ki-Ka: Sekretaris LDII Irwan Nurhamidin, Wabup Franky D. Wongkar, Bupati Christiany E. Paruntu, Kapolres Arya Perdana, Ketua LDII Rio S. Yusuf
Jajaran pejabat daerah dan LDII Minsel. Ki-Ka: Sekretaris LDII Irwan Nurhamidin, Wabup Franky D. Wongkar, Bupati Christiany E. Paruntu, Kapolres Arya Perdana, Ketua LDII Rio S. Yusuf

Bupati Tetty: Minsel Bisa Jadi Percontohan Kerukunan

Maraknya isu perpecahan yang santer belakangan ini hendaknya jangan sampai mempengaruhi kerukunan hidup bermasyarakat. Itulah yang disampaikan Bupati Minsel, Christiany Eugenia Paruntu, SE  saat buka bersama pada Selasa (20/06) di Rudis Bupati. “Di tengah berbagai isu yang mengancam kehidupan bernegara, hendaklah warga Minsel bisa tampil terdepan untuk menjunjung tinggi persatuan, kesatuan, dan nasionalisme dengan mengedepankan etika dan moral di bawah NKRI”, ujarnya.

Buka bersama yang diinisiasi Pemda Minsel itu mengundang para imam masjid, tokoh, dan pimpinan ormas Islam seKabupaten Minsel serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA). Hadir dalam acara tersebut mewakili DPD LDII Minsel, Ketua Rio Salsabila Yusuf dan Sekretaris Irwan Nurhamidin, SE.

Ki-ka: (1) Bupati Tetty memberikan salam pada Ketua LDII Minsel Rio S. Yusuf. (2) Ketua MUI Ishak Achmad dan Sekretaris MUI Sudarwin Tompunu. (3) Berfoto dengan Anggota DPR Abdul Saman Katili (F-PAN) dan Riyan Soratinoyo, SE (F-Gerindra)
Ki-ka: (1) Bupati Tetty memberikan salam pada Ketua LDII Minsel Rio S. Yusuf. (2) Ketua MUI Ishak Achmad dan Sekretaris MUI Sudarwin Tompunu. (3) Berfoto dengan Anggota DPR Abdul Saman Katili (F-PAN) dan Riyan Soratinoyo, SE (F-Gerindra)

Hadir pula jajaran pejabat daerah, antara lain Wakil Bupati Franky Donny Wongkar SH, Kapolres AKBP Arya Perdana SH SIK MSi, Kepala Kejaksaan Negeri Amurang Lambok M.J. Sidabutar SH MH, Kepala Rutan Marulye Simbolan SH, dan lain-lain.

Tetty, sapaan Christiany, menghimbau agar perbedaan yang ada tidak menjadi kendala dalam mendukung pembangunan daerah. “Kita boleh berbeda pendapat tetapi persaudaraan yang rukun dan damai kiranya menjadi landasan pijak kita untuk tetap bersama-sama membangun daerah serta bangsa dan negara yang maju dan berkeadilan sosial”, ujarnya.

 

Check Also

Warga LDII Torout semangat menggarap sawah

LDII Torout Tunjukkan Kontribusi

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada tanggal 25 – 29 Maret 2017, diadakan kegiatan pengelolaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *